
Perumusan Indikator
Pengertian
Indikator adalah perilaku yang dapat diukur
dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar (KD)
tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran, (Mulyasa, 2007:139).
Fungsi
- Fungsi indikator
antara lain sebagai pedoman dalam:
- Mengembangkan
materi pembelajaran atau bahan ajar.
- Mendesain
kegiatan pembelajaran.
- Merancang
dan melaksanakan penilaian hasil belajar.
Ketentuan Merumuskan Indikator
- Indikator
dirumuskan dari KD.
- Menggunakan
kata kerja operasional (KKO) yang dapat diukur.
- Dirumuskan
dalam kalimat yang simpel, jelas dan
mudah dipahami.
- Tidak
menggunakan kata yang bermakna ganda.
- Hanya
mengandung satu tindakan.
- Memperhatikan
karakteristik mata pelajaran, potensi dan kebutuhan peserta didik, sekolah,
masyarakat dan lingkungan/daerah.
Langkah-langkah Merumuskan Indikator:
A. Menganalisis tingkat kompetensi yang digunakan pada KD
1. Memahami Kata
Kerja Operasional dalam Taxonomi Bloom
Taxonomi Bloom
|
Taxonomi Bloom
(Revisi)
|
Pengetahuan
(Knowledge)
|
1.Mengingat
(Remember)
|
Pemahaman
(Comprehension)
|
2.Memahami
(Understand)
|
Penerapan
(Apply)
|
3.Menerapkan
(Apply)
|
Analisa
(Analysis)
|
4.Menganalisis
(Analyze)
|
Sintesa
(Synthesis)
|
5.Mengevaluasi
(Evaluate)
|
Evaluasi
(Evaluation)
|
6.Mencipta
(Create)
|
Setiap tahapan
berfikir tersebut memiliki kata kerja operasional.
2. Tentukan KD yang
akan diturunkan menjadi indikator.
Misal : Muatan
Pelajaran PPKN (BG Kelas 1, T 6 ST 1 PB 1 Halaman 3)
PPKN 3.1.
Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
3. Tentukan kata
kerja dari Kompetensi Dasar.
PPKN 3.1.
Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
Mengidentifikasi >>>> C1 (Mengingat)
4. Tentukan Kata Kerja Operasional (KKO) dengan mencocokkan
kata kerja tersebut di atas (mengidentifikasi)
dengan KKO yang ada pada ranah C1 pada Taxonomi Bloom.
Indikator:
3.2.1. Menyebutkan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
3.2.2. Menjelaskan aturan yang berlaku dalam
kehidupan sehari-hari di rumah.
3.2.3. Mengidentifikasi
aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
B. Menganalisis Indikator
berdasarkan tingkat UKRK (Urgensi,
Kontinuitas, Relevansi, Keterpakaian) kompetensi
pada KD.
1. UKRK dijadikan
kiteria dalam memilih dan memilah ketepatan indikator penting atau indikator
penunjang.
2. Kategorikan Indikator :
a. Indikator Kunci
- Indikator yang sangat memenuhi kriteria UKRK.
- Kompetensi yang
dituntut adalah kompetensi minimal yang terdapat pada KD.
- Memiliki sasaran
untuk mengukur ketercapaian standar minimal dari KD.
- Dinyatakan
secara tertulis dalam pengembangan RPP dan harus teraktualisasi dalam
pelaksanaan proses pembelajaran, sehingga kompetensi minimal yang harus
dikuasai siswa tercapai berdasarkan tuntutan KD mata pelajaran.
b. Indikator
Pendukung
- Membantu peserta
didik memahami indikator kunci.
- Dinamakan juga indikator prasyarat yang berarti
kompetensi yang sebelumnya telah dipelajari siswa, berkaitan dengan indikator
kunci yang dipelajari.
c. Indikator
Pengayaan
- Mempunyai
tuntutan kompetensi yang melebihi dari tuntutan kompetensi dari standar minimal
KD.
- Tidak selalu
harus ada.
- Dirumuskan oleh
pendidik apabila potensi peserta didik memiliki kompetensi yang lebih tinggi
dan perlu peningkatan yang baik dari standar minimal KD.
Indikator:
3.2.1. Menyebutkan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah
(Indikator pendukung)
3.2.2. Menjelaskan aturan yang berlaku dalam
kehidupan sehari-hari di rumah (Indikator kunci)
3.2.3. Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam
kehidupan sehari-hari di rumah (Indikator pengayaan)
Keterangan
- Indikator
yang harus diujikan kepada siswa (dinilai) adalah indikator kunci.
- Indikator kunci tidak boleh terabaikan oleh pendidik
dalam pelaksanaan penilaian, karena indikator inilah yang menjadi tolok ukur
dalam mengukur ketercapaian kompetensi minimal siswa berdasarkan KD.
- Di samping itu, pencapaian komptensi minimal ini
merupakan pencapaian yang berstandar nasional.
- Seperti halnya dengan indikator pendukung dan indikator
pengayaan di dalam melakukan penilaian disesuaikan dengan tingkat kebutuhan
pemahaman peserta didik terhadap indikator kunci yang telah diberikan.
Demikian pembahasan tentang Perumusan Indikator RPP Kurikulum 2013. Semoga dapat menambah pemahamannya tentang Kurikulum 2013,. Kritik dan saran melalui kolom komentar dibawah. Save dan share artikel ini untuk berbagi pengetahuan dengan klik ikon dibawah ini.
Social Media