Iklan 768x90

Cari Blog Ini

Contoh Laporan Supervisi Akademik Madrasah

Contoh: PROGRAM ROFESIONAL DEVELOPMENT FOR EDUCATION PERSONNEL (Pro DEP) “LAPORAN On The Job Learning Di MTsN Luhak Nan Tuo Tanah Datar BPU   : Supervisi Akademik Oleh : Mr. Ajoefahmi, S.Pd NIP.19818181818181 KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 201 7 IDENTITAS 1. Nama Sekolah : MTsN LuhakNan Tuo 2. NSS/NISN : 1212121212 3. Status : Negeri 4. Alamat Sekolah Jalan : Jl. Datuak Maringgih Nagari : Luhak Kecamatan : Nan Tuo Kabupaten : Tanah Datar Propinsi : Sumatera Barat Kode Pos : 272 61 Telepon : Fax : - e-mail : - Webside : - 5. Kepala Sekolah Nama : ...

Soal Pilihan Ganda dan Esai Mata Pelajaran Fiqh MTs Tentang Bab Taharah

Pilihlah a, b, c, atau d jawaban yang benara pada soal berikut:  1. Thaharah menurut istilah berarti … a. Bersih dari najis b. Suci dari hadats besar dan hadats kecil c. Bersih dari hadats dan najis d. Bersih dari segala kotoran 2. وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ وَالرُّجْزَ فَهْجُرْ : ألمدثر   Ayat disamping membicarakan tetang...... a. Bersuci secara jasmani                               b. Bersuci secara jasmani dan rohani c. Bersuci secara rohani                                  d. Bersuci itu hukumnya wajib 3. Berikut ini yang tergolong air muthlaq adalah …. a. air susu, air nira, air kelapa b. air hujan, air danau, air salju c. air sungai, air embun, a...

Budaya Akademik dalam Pandangan Islam

Budaya akademik dalam pandangan Islam adalah suatu tradisi atau kebiasaan yang berkembang dalam dunia Islam menyangkut persoalan keilmuan. Atau dalam bahasa yang lebih sederhana adalah tradisi ilmiah yang dikembangkan Islam. Di antara poin-poin pentingnya adalah pertama, tentang penghargaan Al-quran terhadap orang-orang yang berilmu, di antaranya adalah: Wahyu Al-quran yang turun pada masa awal mendorong manusia untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Tugas Manusia sebagai khalifah Allah di Bumi akan sukses kalau memiliki ilmu pengetahuan. Muslim yang baik tidak pernah berhenti untuk menambah ilmu. Orang yang berilmu akan dimuliakan oleh Allah SWT. Di samping memberikan apresiasi terhadap orang yang berilmu poin penting lain yang dijelaskan Al-quran adalah bahwa: Iman seorang muslim tidak akan kokoh kalau tidak ditopang dengan ilmu, demikian juga dengan amal shalih. T ugas kekhalifahan manusia tidak akan dapat sukses kalau tidak dilandasi dengan ilmu. Karakter seorang musl...

Landasan Sosiologis dan Yuridis Pembelajaran Mendalam – Strategi Implementasi Pembelajaran Mendalam

  A.Landasan Sosiologis Secara sosiologis, hakikat pendidikan yang dimanifestasikan dalam proses PM sangat berkaitan erat dengan kepentingan nasional, terutama keberadaan dan kondisi bangsa yang majemuk terdiri atas berbagai suku, ras, budaya, dan bahasa, yang perlu dibangun menjadi bangsa yang maju dan berjati diri. Rumusan mencerdaskan kehidupan bangsa bermakna filosofis mendalam dan merupakan tujuan ke-3 dari kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Para pendiri bangsa mengamanatkan dalam alinea ke-4 Pembukaan UUD 1945 bahwa bangsa Indonesia harus membangun kehidupan yang cerdas dan sempurna dalam menggunakan akal budinya di berbagai aspek kehidupan. Di samping itu, mencerdaskan kehidupan bangsa bukan hanya berarti cerdas sumber daya manusianya, melainkan seluruh aspek kehidupan bangsa baik menyangkut aspek budaya, sistem, dan lingkungan dalam cakupan yang luas yang menggambarkan kehidupan kebangsaan. Dari perspektif sosiologis, pembangunan pendidikan mesti diarahkan untuk men...
BLANTERORIONv101

Contoh RPP Tingkat MA - Panduan KBC di Madrasah 2025

Dikirim: 10 Jul 2026
Edit Terakhir: 10 Jul 2026
Image

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

  • Mata Pelajaran: Akidah Akhlak
  • Fase: F (Kelas 11-12 MA)
  • Materi Pokok: Menghindari Fitnah dan Namimah
  • Tema Kurikulum Berbasis Cinta: Cinta Diri dan Sesama Manusia
  • Materi Insersi: Adab kepada Sesama
  • Alokasi Waktu: 2 x 45 menit

A. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu memahami cara menghindari akhlak tercela fitnah dan namimah sehingga tercipta stabilitas masyarakat yang rukun, tenteram, dan damai yang didasari rasa cinta kepada sesama.

Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (IKTP)

  1. Menjelaskan perbedaan antara fitnah dan namimah berdasarkan dalil Al-Qur'an dan Hadis dengan penuh kecintaan terhadap kebenaran.
  2. Mengidentifikasi perilaku bentuk-bentuk fitnah dan namimah dalam
  3. kehidupan sehari-hari sebagai bentuk kepedulian terhadap kejujuran dan keharmonisan sosial.
  4. Menguraikan akibat negatif dari fitnah dan namimah terhadap individu dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang kepada sesama.
  5. Mengaitkan dampak fitnah dan namimah dengan nilai-nilai akhlak Islam
  6. dalam menjaga ukhuwah Islamiyah dan persaudaraan.
  7. Merancang solusi atau strategi untuk menghindari dan mencegah perilaku fitnah dan namimah sebagai wujud cinta terhadap perdamaian dan persatuan.

B. Kegiatan Pembelajaran 

Model Cooperative Learning

1. Pendahuluan (5 menit)

  • Salam, doa, presensi, dan pengkondisian siswa.
  • Melakukan apersepsi dan motivasi.
  • Menyampaikan kompetensi (tujuan pembelajaran), kegiatan yang akan dilaksanakan, dan teknik penilaian.

2. Kegiatan Inti

Menyajikan informasi (10 menit)

  • Peserta didik mengamati cuplikan video berita tentang tindakan kriminal yang disebabkan perilaku fitnah dan namimah.
  • Peserta didik diminta merumuskan pertanyaan yang berkaitan dengan materi fitnah dan namimah.
  • Mengorganisasi peserta didik ke dalam tim-tim belajar (15 menit)
  • Guru membagi lima kelompok kerja secara heterogen, mencampurkan peserta didik dari berbagai latar belakang untuk belajar saling memahami dan menghargai.
  • Peserta didik berdiskusi sesuai LKPD yang sudah dibagikan.
  • Peserta didik mencari sumber/referensi terkait sub materi diskusi yang sudah dibagikan guru tentang menghindari terjadinya tindakan fitnah dan namimah dalam kehidupan sehari-hari.

Membantu kerja tim belajar (15 menit)

  • Guru memastikan semua anggota kelompok mendapat kesempatan yang sama untuk berkontribusi.
  • Guru mencontohkan cara berbicara dengan santun yang menghargai perasaan orang lain.
  • Peserta didik mengumpulkan berbagai informasi yang telah didapat dari berbagai sumber untuk menyelesaikan permasalahan.
  • Guru membimbing tiap kelompok secara adil dalam menganalisis hasil kerjanya tentang sub materi diskusi masing-masing kelompok.

Mengevaluasi (20 menit)

  • Peserta didik diminta mengomunikasikan kesimpulan sebagai hasil diskusi kelompoknya di depan kelas.
  • Dalam diskusi kelas, peserta didik mendengarkan, mengamati pendapat teman, dan menganalisis hasil presentasi kelompok lain.
  • Peserta didik menanggapi hasil penyajian kelompok lain. Ketika terjadi perbedaan pendapat antarpeserta didik, guru memfasilitasinya melalui dialog terbuka dengan menekankan pentingnya prinsip saling menghormati dan menghargai yang didasari rasa cinta kepada sesama.

Memberikan penghargaan (10 menit)

  • Guru mengapresiasi partisipasi peserta didik yang berani mengungkapkan pendapat meskipun berbeda dalam kegiatan diskusi.

3. Penutup (15 menit)

a. Guru memberikan penguatan terkait materi fitnah dan namimah.
b. Peserta didik dengan bimbingan guru bersama-sama menyimpulkan kegiatan pembelajaran yang dapat meningkatkan rasa cinta kepada sesama melalui materi fitnah dan namimah.

c. Refleksi guru

  • Apakah semua peserta didik dapat mengikuti pembelajaran dengan baik?
  • Apakah kesulitan yang dialami peserta didik selama mengikuti pembelajaran
  • Langkah apa yang perlu dilakukan untuk memperbaiki pembelajaran selanjutnya?
  • Apakah pembelajaran yang dilaksanakan dapat meningkatkan rasa cinta kepada sesama?

d. Refleksi peserta didik

  • Apa yang sudah kalian pelajari hari ini?
  • Apakah kegiatan belajar hari ini sudah berhasil?
  • Kesulitan apa yang dialami?
  • Apakah kalian dapat meningkatkan rasa cinta kepada sesama dari pembelajaran hari ini?

e. Penilaian, rencana tindak lanjut: remidi dan/atau pengayaan (jika diperlukan), pemberian tugas, dan menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya.

f. Pembelajaran diakhiri doa bersama (doa akhir majelis) dan salam.

C. Asesmen

1. Asesmen Formatif

  • Sikap: Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan observasi sikap peserta didik dalam menunjukkan cinta kepada sesama
  • Pengetahuan: Kuis singkat tentang fitnah dan namimah (asesmen awal)
  • Keterampilan: Praktik (Presentasi)

2. Asesmen Sumatif

  • Pengetahuan: Tes tulis (isian)
  • Penugasan: membuat poster atau infografik yang menjelaskan upaya menghindari fitnah dan namimah yang didasari rasa cinta kepada sesama.

………, ………………………

Mengetahui,

Kepala                  Guru Mata Pelajaran

 ………………    …………………  

NIP                       NIP

Sumber: Direktorat KSKK Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, 2025

Image

Demikian pembahasan tentang Contoh RPP Tingkat MA - Panduan KBC di Madrasah 2025. Semoga dapat menambah pemahamannya tentang Kurikulum KBC,. Kritik dan saran melalui kolom komentar dibawah. Save dan share artikel ini untuk berbagi pengetahuan dengan klik ikon dibawah ini.


Image
Ajoefahmi
Blog Seputar Pendidikan, Kurikulum, Pembelajaran, Bahasa, Penerjemahan, Kajian Islam, Manajemen Madrasah, Sosiologi, Grafologi dan Budaya.

Komentar