Langkah-langkah:
- Buat satu pertanyaan tentang materi pelajaran/kuliah yang membangkitkan minat siswa/mahasiswa untuk mengetahui lebih lanjut tau mau mendiskusikannya dengan teman. Pertanyaan tersebut harus dibuat yang sekiranya hanya diketahui oleh sebagian kecil siswa/mahasiswa. Misalnya adalah: (a) Pengetahuan sehari-hari ("Mengapa harga BBM naik?"), (b) Bagaimana (Menurut prinsip-prinsip andragogi, bagaimana seharusnya seorang guru/dosen memperlakukan siswa/mahasiswanya?"), (c) Defenisi (Apakah Tujuan Pembelajaran itu?"), (d) Ide pokok ("Menurut anda, apa yag dibahas dalam topik ini?"), (e) Cara kerja sesuatu ("Apa yang menyebabkan concept map dapat dipahami oleh orang lain?", (f) Produk/hasil (Menurut Anda apa yang akan dihasilkan oleh pelatihan ini?"), (g) Solusi (Apa jalan keluarnya jika siswa/mahasiswa tidak mau mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru/dosen?"),
- Ajurkan mahasiswa untuk menjawab apa saja sesuai dengan dugaan mereka. Gunakan kata-kata; coba perkirakan, apa kira-kira dll,
- Jangan memberikan jawaban secara langsung. Tampung semua dugaan-dugaan. Biarkan mahasiswa bertanya-tanya tentang jawaban yang benar,
- Gunakan pertanyaan tersebut sebagai jembatan untuk mengajarkan apa yang akan Anda ajarkan kepada siswa/mahasiswa di tengah-tengah anda menyampaikan pelajaran/perkuliahan.
Sumber: Startegi Pembelajaran Aktif, Hisyam Zaini, dkk, 2007
