Teks hasil observasi sering disebut juga teks klasifikasi. Artinya, tiap objek yang diobservasi akan diklasifikasi (dikelompokan) sesuai dengan bagian-bagian yang lebih kecil. Perlu diingat, klasifikasinya harus harus berdasarkan jenis. Informasi yang dihadirkan juga harus apa adanya. dengan demikian, teks ini dapat memberikan suatu informasi yang lengkap.
Contoh teks observasi:
Burung Unta
Burung unta merupakan terbesar yang masih belum punah. Dengan ketinggian hingga 2,5 meter (8 kaki), ia cukup besar, seukuran orang dewasa. Di sebagian Afrika Utara dan Arab, burung unta dijadikan sebagian hewan tunggangan perlombaan. Burung ini tidak dapat terbang dan termasuk dalam kumpulan primitif yang kurang dikenal, yaitu ratit (Palaeognaths). Nama ilmiahnya Struthio camelus. Burung unta berasal dari sabana dan bagian gurun Afrika di utara dan selatan zona hutan khatulistiwa.
Burung unta adalah hewan berdarah panas, mempunyai sayap dan tubuh yang diselubungi bulu. Bulu mereka tidak berfungsi sebagai keranjang udara, tetapi pernah populer sebagai hiasan topi wanita dan sebagainya. Paruhnya tidak bergigi dan lancip. Burung ini dicirikan dengan leher dan kaki yang panjang, dan dapat berlari hingga kecepatan 70 km per jam dan merupakan yang tercepat di antara burung lainnya. Burung unta terkenal dengan bersarang secara sosial. Cirinya beberapa ekor burung betina akan bertelur dalam satu sarang untuk dierami oleh betina pada waktu siang dan jantan pada waktu malam.